buat kalin j-rockstar mania...
sudahkah kalian liat foto-foto keren dari band kalian..
pengen liat...
klik link ini ;
http://smanpatra.wordpress.com/wp-admin/post.php?post=212&action=edit&message=6&postpost=v2
Jumat, 06 Januari 2012
tugas makalah pendidikan pancasila
Tugas
akhir
Pendidikan
Pancasila
Falsafah
Pancasila Sebagai Dasar Falsafah Negara Indonesia

Stimik Amikom Yogyakarta
2011/2012
Oleh :
L. Nuranda Mar Uriarja
11.11.5647
11-s1ti-14
Dosen : DR. Abidarin Rosyidin, MM.
BAB I
·
Pancasila Dalam Implementasi
Mengetahui peranan Pancasila sebagai
dasar falsafah Negara dengan cara menjunjung tinggi hukum dan menindak lanjuti
siapa saja yang melanggar hukum dengan dihukum sesuai dengan apa yang telah
diperbutnya.
Sehingga implementasi pansila dalam
kehidupan sehari-hari dapat dilaksanakan sesuai tujuan pembuatannya.
·
Abstrak
Pancasila
sebagai falsafah Negara, tentu ada yang merumuskannya. Pancasila memang
merupakan karunia terbesar dari Allah SWT dan ternyata merupakan light-star
bagi segenap bangsa Indonesia di masa-masa selanjutnya, baik sebagai pedoman
dalam memperjuangkan kemerdekaan, juga sebagai alat pemersatu dalam hidup
kerukunan berbangsa, serta sebagai pandangan hidup untuk kehidupan manusia
Indonesia sehari-hari, dan yang jelas tadi telah diungkapkan sebagai dasar
serta falsafah negara Republik Indonesia. Agar dalam penulisan ini penulis
memperoleh hasil yang diinginkan, maka penulis mengemukakan bebe-rapa
rumusan masalah. Rumusan masalah itu adalah:
1.
Apakah landasan filosofis Pancasila?
2.
Apakah fungsi utama filsfat
Pancasila bagi bangsa dan negara Indonesia?
3.
Apakah bukti bahwa falsafah
Pancasila dijadikan sebagai dasar falsafah negara Indonesia?
Filsafat sebagai hasil berpikir sedalam-dalamnya diharapkan
merupakan suatu yang paling bijaksana atau setidak-tidaknya mendekati
kesempurnaan.
Beberapa tokoh-tokoh filsafat
menjelaskan pengertian filsafat adalah sebagai berikut:
•
Socrates (469-399 s.M.) & Plato (472 – 347 s. M.) Mengenai
perumusan dan tata urutan Pancasila yang tercantum dalam dokumen historis dan
perundang-undangan negara tersebut di atas adalah agak berlainan tetapi inti dan
fundamennya adalah tetap sama.
1.1 Latar Belakang
Sebagai dasar negara, Pancasila
kembali diuji ketahanannya dalam era reformasi sekarang. Merekahnya matahari
bulan Juni 1945, 63 tahun yang lalu disambut dengan lahirnya sebuah konsepsi
kenegaraan yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia, yaitu lahirnya
Pancasila.
Sebagai falsafah negara, tentu
Pancasila ada yang merumuskannya. Pancasila memang merupakan karunia terbesar
dari Allah SWT dan ternyata merupakan light-star bagi segenap bangsa Indonesia
di masa-masa selanjutnya, baik sebagai pedoman dalam memperjuangkan kemerdekaan,
juga sebagai alat pemersatu dalam hidup kerukunan berbangsa, serta sebagai
pandangan hidup untuk kehidupan manusia Indonesia sehari-hari, dan yang jelas
tadi telah diungkapkan sebagai dasar serta falsafah negara Republik Indonesia.
Pancasila telah ada dalam segala
bentuk kehidupan rakyat Indonesia, terkecuali bagi mereka yang tidak
Pancasilais. Pancasila lahir 1 Juni 1945, ditetapkan pada 18 Agustus 1945
bersama-sama dengan UUD 1945. Bunyi dan ucapan Pancasila yang benar berdasarkan
Inpres Nomor 12 tahun 1968 adalah satu, Ketuhanan Yang Maha Esa. Dua,
Kemanusiaan yang adil dan beradab. Tiga, Persatuan Indonesia. Empat, Kerakyatan
yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Dan
kelima, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
1.2 Perumusan Masalah
Dengan memperhatikan latar belakang tersebut, agar dalam penulisan ini penulis
memperoleh hasil yang diinginkan, maka penulis mengemukakan bebe-rapa
rumusan masalah. Rumusan masalah itu adalah:
2.
Apakah
landasan filosofis Pancasila?
4. Apakah fungsi utama filsfat
Pancasila bagi bangsa dan negara Indonesia?
5. Apakah bukti bahwa falsafah
Pancasila dijadikan sebagai dasar falsafah negara Indonesia?
Tujuan
Tujuan
dari penyusunan makalah ini antara lain:
1.
Untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Pancasila.
2. Untuk
menambah pengetahuan tentang Pancasila dari aspek filsafat.
3.
Untuk mengetahui landasan filosofis Pancasila.
4.
Untuk mengetahui fungsi utama filsafat Pancasila bagi bangsa dan negara Indonesia.
5.
Untuk mengetahui bukti bahwa falsafah Pancasila dijadikan sebagai dasar
falsafah negara Indonesia.
BAB II
ANALISIS PERMASALAHAN
3.1 Landasan
Filosofis Pancasila
3.1.1 Pengertian Filsafat
Secara etimologis istilah ”filsafat“
atau dalam bahasa Inggrisnya “philosophi” adalah berasal dari bahsa
Yunani “philosophia” yang secara lazim diterjemahkan sebagai “cinta
kearifan” kata philosophia tersebut berakar pada kata “philos”
(pilia, cinta) dan “sophia” (kearifan). Berdasarkan pengertian
bahasa tersebut filsafat berarti cinta kearifan. Kata kearifan bisa juga
berarti “wisdom” atau kebijaksanaan sehingga filsafat bisa juga berarti
cinta kebijaksanaan. Berdasarkan makna kata tersebut maka mempelajari
filsafat berarti merupakan upaya manusia untuk mencari kebijaksanaan hidup yang
nantinya bisa menjadi konsep kebijakan hidup yang bermanfaat bagi peradaban
manusia. Seorang ahli pikir disebut filosof, kata ini mula-mula dipakai oleh
Herakleitos.
Pengetahuan bijaksana memberikan
kebenaran, orang, yang mencintai pengetahuan bijaksana, karena itu yang
mencarinya adalah oreang yang mencintai kebenaran. Tentang mencintai kebenaran
adalah karakteristik dari setiap filosof dari dahulu sampai sekarang. Di dalam
mencari kebijaksanaan itu, filosof mempergunakan cara dengan berpikir
sedalam-dalamnya (merenung). Hasil filsafat (berpikir sedalam-dalamnya) disebut
filsafat atau falsafah. Filsafat sebagai hasil berpikir sedalam-dalamnya
diharapkan merupakan suatu yang paling bijaksana atau setidak-tidaknya
mendekati kesempurnaan.
Beberapa tokoh-tokoh filsafat
menjelaskan pengertian filsafat adalah sebagai berikut:
•
Socrates (469-399 s.M.)
Filsafat adalah suatu bentuk peninjauan diri yang bersifat reflektif atau
berupa perenungan terhadap azas-azas dari kehidupan yang adil dan bahgia.
Berdasarkan pemikiran tersebut dapat dikembangkan bahwa manusia akan menemukan
kebahagiaan dan keadilan jika mereka mampu dan mau melakukan peninajauan
diri atau refleksi diri sehingga muncul koreksi terhadap diri secara obyektif
•
Plato (472 – 347 s. M.)
Dalam karya tulisnya “Republik” Plato menegaskan bahwa para filsuf adalah
pencinta pandangan tentang kebenaran (vision of truth). Dalam pencarian dan
menangkap pengetahuan mengenai ide yang abadi dan tak berubah. Dalam
konsepsi Plato filsafat merupakan pencarian yang bersifat spekulatif atau
perekaan terhadap pandangan tentang seluruh kebenaran. Filsafat Plato ini
kemudan digolongkan sebagai filsafat spekulatif.
3.1.2 Pengertian Pancasila
Kata Pancasila berasal
dari kata Sansakerta (Agama Buddha) yaitu untuk mencapai Nirwana diperlukan 5
Dasar/Ajaran, yaitu
1.
Jangan mencabut nyawa makhluk hidup/Dilarang membunuh.
2.
Jangan mengambil barang orang lain/Dilarang mencuri
3.
Jangan berhubungan kelamin/Dilarang berjinah
4.
Jangan berkata palsu/Dilarang berbohong/berdusta.
5.
Jangan mjnum yang menghilangkan pikiran/Dilarang minuman keras.
Diadaptasi oleh orang
jawa menjadi 5 M = Madat/Mabok, Maling/Nyuri, Madon/Awewe, Maen/Judi,
Mateni/Bunuh.
3.2
Pengertian secara Historis
·
Pada tanggal 01 Juni 1945 Ir. Soekarno berpidato tanpa teks mengenai rumusan
Pancasila sebagai Dasar Negara
·
Pada tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia
memproklamirkan kemerdekaan, kemudian keesokan harinya 18 Agustus 1945
disahkanlah UUD 1945 termasuk Pembukaannya dimana didalamnya terdapat rumusan 5
Prinsip sebagai Dasar Negara yang duberi nama Pancasila. Sejak saat itulah
Pancasila menjadi Bahasa Indonesia yang umum. Jadi walaupun pada Alinea 4
Pembukaan UUD 45 tidak termuat istilah Pancasila namun yang dimaksud dasar
Negara RI adalah disebut istilah Pancasila hal ini didaarkan interprestasi
(penjabaran) historis terutama dalam rangka pembentukan Rumusan Dasar Negara.
Ø Pengertian Filsafat Pancasila
Pancasila dikenal sebagai filosofi
Indonesia. Kenyataannya definisi filsafat dalam filsafat Pancasila telah diubah
dan diinterpretasi berbeda oleh beberapa filsuf Indonesia. Pancasila dijadikan
wacana sejak 1945. Filsafat Pancasila senantiasa diperbarui sesuai dengan
“permintaan” rezim yang berkuasa, sehingga Pancasila berbeda dari waktu ke
waktu.
Falsafah Pancasila Sebagai Dasar
Falsafah Negara Indonesia
Falsafah Pancasila sebagai dasar
falsafah negara Indonesia, dapatlah kita temukan dalam beberapa dokumen
historis dan di dalam perundang-undangan negara Indonesia seperti di bawah ini
:
a.Dalam Pidato Ir. Soekarno tanggal
1 Juni 1945.
b. Dalam Naskah Politik yang
bersejarah, tanggal 22 Juni 1945 alinea IV yang kemudian dijadikan naskah
rancangan Pembukaan UUD 1945 (terkenal dengan sebutan Piagam Jakarta).
c.Dalam naskah Pembukaan UUD
Proklamasi 1945, alinea IV.
d.Dalam Mukadimah Konstitusi
Republik Indonesia Serikat (RIS)
tanggal 27 Desember 1945,
alinea IV.
e.Dalam Mukadimah UUD Sementara
Republik Indonesia (UUDS RI) tanggal 17 Agustus 1950.
f.Dalam Pembukaan UUD 1945, alinea
IV setelah Dekrit Presiden RI
tanggal 5 Juli 1959.
Mengenai perumusan dan tata urutan
Pancasila yang tercantum dalam dokumen historis dan perundang-undangan negara
tersebut di atas adalah agak berlainan tetapi inti dan fundamennya adalah tetap
sama.
BAB lll
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Setelah memperhatikan isi dalam
pembahasan di atas, maka dapat penulis tarik kesimpulan sebagai berikut:
1.
Filsafat Pancasila adalah hasil berpikir/pemikiran yang sedalam-dalamnya dari
bangsa Indonesia yang dianggap, dipercaya dan diyakini sebagai sesuatu
(kenyataan, norma-norma, nilai-nilai) yang paling benar, paling adil, paling
bijaksana, paling baik dan paling sesuai bagi bangsa Indonesia.
2.
Falsafah Pancasila sebagai dasar falsafah negara Indonesia, hal tersebut dapat
dibuktikan dengan ditemukannya dalam beberapa dokumen historis dan di dalam
perundang-undangan negara Indonesia seperti di bawah ini :
a.
Dalam
Pidato Ir. Soekarno tanggal 1 Juni 1945.
b.
Dalam
Naskah Politik yang bersejarah, tanggal 22 Juni 1945 alinea IV yang kemudian
dijadikan naskah rancangan Pembukaan UUD 1945 (terkenal dengan sebutan Piagam
Jakarta).
c.
Dalam
naskah Pembukaan UUD Proklamasi 1945, alinea IV.
d.
Dalam
Mukadimah Konstitusi Republik Indonesia Serikat (RIS)
tanggal 27 Desember 1945,
alinea IV.
e.
Dalam
Mukadimah UUD Sementara Republik Indonesia (UUDS RI) tanggal 17 Agustus 1950.
f.
Dalam
Pembukaan UUD 1945, alinea IV setelah Dekrit Presiden RI tanggal 5 Juli 1959.
·
Saran
Warganegara Indonesia merupakan
sekumpulan orang yang hidup dan tinggal di negara Indonesia Oleh karena itu
sebaiknya warga negara Indonesia harus lebih meyakini atau mempercayai,
menghormati, menghargai menjaga, memahami dan melaksanakan segala hal yang
telah dilakukan oleh para pahlawan khususnya dalam pemahaman bahwa falsafah
Pancasila adalah sebagai dasar falsafah negara Indonesia. Sehingga kekacauan
yang sekarang terjadi ini dapat diatasi dan lebih memperkuat persatuan dan
kesatuan bangsa dan negara Indonesia ini.
·
REFRENSI
Nopirin. 1980. Beberapa Hal
Mengenai Falsafah Pancasila, Cet. 9. Jakarta: Pancoran Tujuh.
Notonagoro. 1980. Beberapa Hal
Mengenai Falsafah Pancasila, Cet. 9. Jakarta: Pantjoran Tujuh.
Salam, H. Burhanuddin, 1998.
Filsafat Pancasilaisme. Jakarta: Rineka Cipta
Sumber Lain :
http://www.asmakmalaikat.com/go/artikel/filsafat/index.htm
http:// www.google.co.id
http:// www.teoma.com
http:// www.kumpulblogger.com
always togethter of sman 4 praya
buat saudara sekalian yang pengen liat foto-foto alunmi sman 4 praya jilid 2 silahkan klik di alamat,,..
http://smanpatra.wordpress.com/2011/12/08/wajah-sman-4-praya-jilid-2/
dan bagi saudara yang pengen liat seluruh aktivitas yang pernah dilakukan oleh para alumni
klik link dibawah ini :
smanpatra.wordpress.com
http://smanpatra.wordpress.com/2011/12/08/wajah-sman-4-praya-jilid-2/
dan bagi saudara yang pengen liat seluruh aktivitas yang pernah dilakukan oleh para alumni
klik link dibawah ini :
smanpatra.wordpress.com
free download lagu baru indonesia dan mancanegara
lagu baru yang terbaru dari band indonesia dan mancanegara yang uptudate semakin banyak ,,
mereka semua beresaing merebut hati fans dan pencintanya...
download lagu terbaru...
klik link ini :
http://www.index-of-mp3.com/download/lagu/76015968/lagu-terbaru/
mereka semua beresaing merebut hati fans dan pencintanya...
download lagu terbaru...
klik link ini :
http://www.index-of-mp3.com/download/lagu/76015968/lagu-terbaru/
The Gazette
keren Banget Band Cantik dari negri sakura jepang ini, dengan gaya harajuku meraka dan sangat anggun and beautifull tapi keren..
Video Clip The Gazette
klik link :
http://www.youtube.com/results?search_query=the+gazette&oq=the+gazette&aq=f&aqi=g10&aql=&gs_sm=e&gs_upl=46929l52149l0l52921l11l10l0l4l4l1l924l2219l0.2.1.2.6-1l6l0
Video Clip The Gazette
klik link :
http://www.youtube.com/results?search_query=the+gazette&oq=the+gazette&aq=f&aqi=g10&aql=&gs_sm=e&gs_upl=46929l52149l0l52921l11l10l0l4l4l1l924l2219l0.2.1.2.6-1l6l0
Zalim
|
Nama : L. Nuranda Mar Uriarja
N.I.M : 11.11.5647
Kelas : 11-S1TI-14
|
TUGAS
INDIVIDU AGAMA ISLAM.
1.
DZALIM
TERHADAP DIRI SENDIRI
1.Perokok yang merusak tubuh mereka dengan
merokok
2.
Bunuh diri, ini kategori Zalim terhadap diri sendiri dan orang lain yang
InsyaAllah tidak dapat diampuni, dikarenakan tidak mempunyai kesempatan untuk
bertobat lagi.
3.
Homoseksual, perilaku ini jelas jelas sangat dibenci oleh Allah, karena melawan
kodrat yang telah ditetapkan, hal ini tercermin dalam kisah Sodom pada jaman
Nabi Luth As.
4.
Berlebihan dalam segala sesuatu, misalnya makan berlebihan, belanja berlebihan
dan menyia nyiakan harta. yang intinya adalah menuruti Hawa Nafsu untuk
kesenangan diri sendiri
5.
Minum minuman keras, Narkoba, merokok (bila dilakukan sendiri maka hanya
termasuk Zalim terhadap diri sendiri, bila merokok dilakukan dikeramaian maka
selain men Zalimi diri sendiri, ia juga men Zalimi orang lain yang terkena asap
rokoknya itu. )
6. membiarkan diri sendiri tetap
bodoh
7.Membiasakan diri bersifat malas
2.
DZALIM
TERHADAP LINGKUNGAN/MASYARAKAT
1. Penebangan hutan
secara liar akan menimbulkan banjir dan longsor
2. Membuang sampah secara sembarangan akan
menimbulkan lingkungan
yang
kotor dan bau, serta bila turun hujan akan menghambat jalurnya
air maka
akan terjadi banjir.
3. Mengeksploitasi
tambang di perut bumi, maka akan menimbulkan
gempa-gempa
kecil karena pergeseran lapisan-lapisan tanah
Dan
contoh-contoh lainnya yang tidak dapat di paparkan secara rinci
dalam
tulisan ini.
4.Tertanamnya sifat benci terhadap tetangga/orang lain
5.membicarakan keburukan orang lain
6.menuduh tanpa bukti yang kuat
7.tidak suka terhadap kebahagian orang lain
8.Mengobarkan Peperangan, Membunuh, merampok, mencuri, mencopet, memfitnah, berbohong, sumpah palsu, menipu, mengejek, Gibah (membicarakan kejelekan orang lain) dll
9.Merusak Lingkungan
10.Mengambil hak Jalan,
3.
KATA-KATA
HIKMAH/MUTIARA
Demi Allah yang jiwaku berada di
tangan-Nya, seseorang tidak beriman hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana
ia mencintai dirinya sendiri.
Nabi
Muhammad SAW
Jauhilah dengki, karena dengki
memakan amal kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar.
Nabi
Muhammad SAW
Yang terbaik di antara kalian adalah
mereka yang berakhlak paling mulia.
Nabi
Muhammad SAW
Allah tidak melihat bentuk rupa dan
harta benda kalian, tapi Dia melihat hati dan amal kalian.
Nabi
Muhammad SAW
Kecintaan kepada Allah melingkupi
hati, kecintaan ini membimbing hati dan bahkan merambah ke segala hal.
Imam
Al Ghazali
Raihlah ilmu, dan untuk meraih ilmu
belajarlah untuk tenang dan sabar.
Khalifah
‘Umar
Setiap orang di dunia ini adalah
seorang tamu, dan uangnya adalah pinjaman. Tamu itu pastilah akan pergi, cepat
atau lambat, dan pinjaman itu haruslah dikembalikan.
Ibnu
Mas’ud
Ketahuilah bahwa sabar, jika
dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh.
Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Sama halnya,
jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak.
Khalifah
‘Ali
Sabar memiliki dua sisi, sisi yang
satu adalah sabar, sisi yang lain adalah bersyukur kepada Allah.
Ibnu
Mas’ud
Takutlah kamu akan perbuatan dosa di
saat sendirian, di saat inilah saksimu adalah juga hakimmu.
Khalifah
‘Ali
Orang yang paling aku sukai adalah
dia yang menunjukkan kesalahanku.
Khalifah
‘Umar
Niat adalah ukuran dalam menilai
benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan
itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk.
Imam
An Nawawi
Aku mengamati semua sahabat, dan
tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan
tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada
takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan
yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki,
tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar.
Khalifah
‘Umar
Dia yang menciptakan mata nyamuk
adalah Dzat yang menciptakan matahari.
Bediuzzaman
Said Nursi
Penderitaan jiwa mengarahkan
keburukan. Putus asa adalah sumber kesesatan; dan kegelapan hati, pangkal
penderitaan jiwa.
Bediuzzaman
Said Nursi
Kebersamaan dalam suatu masyarakat
menghasilkan ketenangan dalam segala kegiatan masyarakat itu, sedangkan saling
bermusuhan menyebabkan seluruh kegiatan itu mandeg.
Bediuzzaman
Said Nursi
Menghidupkan kembali agama berarti
menghidupkan suatu bangsa. Hidupnya agama berarti cahaya kehidupan.
Bediuzzaman
Said Nursi
Seseorang yang melihat kebaikan
dalam berbagai hal berarti memiliki pikiran yang baik. Dan seseoran yang
memiliki pikiran yang baik mendapatkan kenikmatan dari hidup.
Bediuzzaman
Said Nursi
Apa yang mendorong petani
berkeringat dan bekerja keras?
Adalah harapan akan memetik panen
dari tanamannya.
Apa yang membuat seorang pedagang
tergiur melakukan banyak perjalanan,
menempuh marabahaya, meninggalkan
keluarga dan tanah air?
Adalah harapan akan mendapat
keuntungan.
Apa yang mendorong seorang pelajar
bersungguh-sungguh,
terus menerus belajar, begadang di
malam hari, meresume dan menghafal?
Adalah harapan akan lulus.
Apa yang mendorong seorang tentara
melakukan berbagai manuver heroic
dalam peperangan dan bersabar
menghadapi peperangan yang ganas?
Adalah harapan akan mendapatkan
kemenangan.
Apa yang membuat seorang pasien
dengan sukarela maupun terpaksa meminum obat yang pahit?
Adalah harapan akan sembuh.
Apa yang mendorong seorang beriman
menentang hawa nafsunya
dan bersusah payah melaksanakan
ketaatan kepada Tuhannya?
Adalah harapan terhadap ridha dan
surga Allah SWT.
Jadi...Biarkan HARAPAN bercerita
tentang dirinya.....
(Oleh: Ust. Musyaffa Abdurrahim,
Lc.)
4.
CERITA/PUISI
YANG BERNUANSA MOTIVASI SPIRITUAL
1.KISAH JAGUNG
Seorang
wartawan mewawancarai seorang petani untuk mengetahui rahasia dibalik buah
jagungnya yang selama bertahun-tahun selalu berhasil memenangkan kontes
perlombaan hasil pertanian. Petani itu mengaku ia sama sekali tidak mempunyai
rahasia khusus karena ia selalu membagi-bagikan bibit jagung terbaiknya pada
tetangga-tetangga disekitar perkebunannya.
"Mengapa anda membagi-bagikan bibit jagung terbaik itu pada tetangga-tetangga anda? Bukankah mereka mengikuti kontes ini juga setiap tahunnya?" tanya sang wartawan.
"Tak tahukah anda?," jawab petani itu.
"Bahwa angin menerbangkan serbuk sari dari bunga-bunga yang masak dan menebarkannya dari satu ladang ke ladang yang lain. Bila tanaman jagung tetangga saya buruk, maka serbuk sari yang ditebarkan ke ladang saya juga buruk. Ini tentu menurunkan kualitas jagung saya. Bila saya ingin mendapatkan hasil jagung yang baik, saya harus menolong tetangga saya mendapatkan jagung yang baik pula."
Begitu pula dengan hidup kita. Mereka yang ingin meraih keberhasilan harus menolong tetangganya menjadi berhasil pula. Mereka yang menginginkan hidup dengan baik harus menolong tetangganya hidup dengan baik pula. Nilai dari hidup kita diukur dari kehidupan-kehidupan yang disentuhnya. Tetapi jika kita selalu berpikiran negative dengan mempengaruhi yang lain maka kehidupan kita juga akan menjadi negative.
2.Setetes Kemiskinan Pada Luasnya Samudra Karunia1"Mengapa anda membagi-bagikan bibit jagung terbaik itu pada tetangga-tetangga anda? Bukankah mereka mengikuti kontes ini juga setiap tahunnya?" tanya sang wartawan.
"Tak tahukah anda?," jawab petani itu.
"Bahwa angin menerbangkan serbuk sari dari bunga-bunga yang masak dan menebarkannya dari satu ladang ke ladang yang lain. Bila tanaman jagung tetangga saya buruk, maka serbuk sari yang ditebarkan ke ladang saya juga buruk. Ini tentu menurunkan kualitas jagung saya. Bila saya ingin mendapatkan hasil jagung yang baik, saya harus menolong tetangga saya mendapatkan jagung yang baik pula."
Begitu pula dengan hidup kita. Mereka yang ingin meraih keberhasilan harus menolong tetangganya menjadi berhasil pula. Mereka yang menginginkan hidup dengan baik harus menolong tetangganya hidup dengan baik pula. Nilai dari hidup kita diukur dari kehidupan-kehidupan yang disentuhnya. Tetapi jika kita selalu berpikiran negative dengan mempengaruhi yang lain maka kehidupan kita juga akan menjadi negative.
Seorang datang kepada Jafar bin Muhammad mengeluarkan pahitnya kemiskinan kepadanya. Lalu Jafar melantunkan beberapa bait syairnya seraya berucap :
Jangan berkeluh kesah bila sesaat kau merasa susah
Betapa sering Dia membuatmu ridha dengan yang mudah
Janganlah putus asa, sebab itu merupakan kekafiran
Semoga Allah mencukupimu dengan yang sedikit
Jangan pernah pula berprasangka buruk dengan Tuhanmu
Sebab Allah lebih berhak dengan kebaikan
Orang itu berkata : Ternyata kesulitan yang aku dapatkan hilang begitu saja dari ku
3. Tidak MUDAH...Tapi Akan Terasa INDAH
Tidak MUDAH tersenyum
ketika hati menangis dan teriris
Tapi akan terasa INDAH
ketika kita menyadari itu bagian dari kasih Ilahi
Agar Allah memindahkan
kebaikan-kebaikan orang yang menyakiti kita
Tidak
MUDAH bangkit dalam keadaan terpuruk
Tapi akan terasa INDAH
ketika kita menyadari bahwa Allah sedang menyapa dengan cinta-Nya
Agar kita tumbuh besar
dan kuat
Tidak MUDAH memberi
ketika diri sendiri dalam kekurangan
Tapi akan terasa INDAH
ketika kita bisa membahagiakan orang lain
Bukan membahagiakan
diri sendiri
Tidak MUDAH memaafkan
ketika kita dibenci dan di hina
Tapi akan terasa INDAH
kalau itu bagian dari penyucian diri...
Dan ikhlash hanya
mengharap ridlo Ilahi
Tidak
MUDAH melupakan kegagalan ketika kita masih berkubang didalamnya
Tapi akan terasa INDAH
ketika menyadari itu adalah awal dari kesuksesan kita
Tidak MUDAH melupakan
masa lalu yang menyakitkan
Tapi akan terasa INDAH
ketika menyadari itulah jalan yang harus ditempuh
Untuk mengawali
kebahagiaan yang akan diberikan Allah sebagai penggantinya
Tidak MUDAH
menghilangkan duka karena kehilangan
Tapi akan terasa INDAH
ketika menyadari...
Bahwa Tuhan telah
meminjamkan kepada kita beberapa saat
Tidak MUDAH menghadapi
penderitaan dan cobaan yang terus mendera
Tapi akan terasa INDAH
ketika menumbuhkan kesabaran dan rasa syukur
Dan menyadari itu
bagian dari cara Allah menyayangi hambanya...
Seperti Allah
menyayangi para Nabi dan Rasul-Nya
Langganan:
Postingan (Atom)